– Penerimaan dari Mukri melalui Mualimin, setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp400 juta.
– Penerimaan dari Ariyanto Munawar melalui Mualimin, setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp100 juta.
– Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp300 juta.
– Penerimaan senilai Rp150 juta.
– Penerimaan dari Dawam Raharjo setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp60 juta.
– Penerimaan senilai Rp50 juta.
– Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp200 juta.
– Penerimaan dari Muhartono melalui Mualimin setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.
– Penerimaan melalui Mualimin senilai Rp150 juta.
3. Penerimaan pada 2022, sebesar Rp950 juta:
– Penerimaan dari Supriyanto Husin setelah pengumuman SMMPTN atau SBMPTN di 2022, di Rumah Pribadi Karomani, Jl Muhammad Komarudin Nomor 12, Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa, Kota Bandar Lampung, senilai Rp300 juta.
– Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman SMMPTN atau SBMPTN di 2022, di Rumah Pribadi Karomani senilai Rp300 juta.
– Penerimaan dari Maulana melalui Mualimin pada 27 Juli 2022, di Gedung LNC senilai Rp100 juta.
– Penerimaan dari I Wayan Mustika melalui Budi Sutomo pada awal Juli 2022 senilai Rp250 juta.





Lappung Media Network