Penerimaan pada 2021 sebesar Rp4,385 miliar.
– Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman kelulusan SBMPTN di 2021, yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp400 juta.
– Penerimaan senilai Rp200 juta.
– Penerimaan dari Mahfud Santoso, setelah pengumuman kelulusan SMMPTN di 2021, yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp650 juta.
– Penerimaan dari Wayan Mustika, setelah pengumuman kelulusan SBMPTN atau SMMPTN di 2021, yang diserahkan di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.
– Penerimaan dari Putu senilai Rp250 juta.
– Penerimaan senilai Rp200 juta.
– Penerimaan senilai Rp75 juta.
– Penerimaan dari Wayan senilai Rp250 juta.
– Penerimaan dari Budi Sutomo senilai Rp200 juta.
– Penerimaan dari Sulpakar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.
– Penerimaan dari Mukri melalui Mualimin, setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp400 juta.
– Penerimaan dari Ariyanto Munawar melalui Mualimin, setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp100 juta.
– Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp300 juta.
– Penerimaan senilai Rp150 juta.
– Penerimaan dari Dawam Raharjo setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp60 juta.
– Penerimaan senilai Rp50 juta.
– Penerimaan dari Asep Sukohar setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp200 juta.
– Penerimaan dari Muhartono melalui Mualimin setelah pengumuman kelulusan SMMPTN atau SBMPTN di 2021, di ruangan Rektor Unila senilai Rp250 juta.
– Penerimaan melalui Mualimin senilai Rp150 juta.
